Saturday, November 14, 2015

#.Story1 (Fight Bully - Indonesia)

Perasaan ketika get bully at school?
Rasanya kayak ditusuk-tusuk gitu...
Tapi parahan di bully secara mental atau fisik?
.
.
.
Siapa yang senang di bully? rasanya gak ada. soalnya kita tau di bully itu menyakitkan dan bakalan membekas sampai nanti dewasa. Yang dirugikan sih, yang kena bully tapi yang membully? Wah...mereka bakalan senang dan bakalan mengubah hidup kamu terus menerus dan bakalan menghancurkan hidup kamu bila kamu gak bisa bertahan,
.
.
Di bully itu seperti pelajaran untuk bertahan hidup. melewati semua yang susah dan berusaha buat menghiraukannya. jangan pernah peduli apa kata mereka, tapi percaya pada diri sendiri. Mereka yang membully bakalan kena batunya sendiri.
.
.
Memang dibully itu menyakitkan tapi setidaknya bila kamu sudah bisa bertahan dari ancaman bully sendiri, berarti kamu sudah bisa mengasah diri kamu buat masa depan. Karena, di dunia kerja, bully yang terjadi berbeda dengan yang sekarang kamu alami. Mungkin akan jauh berbeda dan jauh lebih parah.
.
.
Apa sih enaknya membully? Apa sih enaknya melihat orang lain pelan-pelan menderita terus akhirnya bisa mati gara-gara tersiksa? Apa sih enaknya tertawa bersama teman bila ada temanmu sendiri yang menjadi bahan permainan busuk kayak gitu? Apakah enak, melihat orang lain menangis meminta ampun gara-gara masalah yang kamu beri? Apakah enak, memalak anak orang yang lebih rendah? Apakah kamu percaya bahwa kamu adalah yang PALING KUAT?
.
.
Segala sesuatu yang kamu miliki sekarang, yang kamu perbuat untuk orang lain, yang kamu perbuat untuk mereka yang kamu siksa, bakalan jadi batu ketika kamu dewasa. Ketika mereka yang kamu bully menjadi sukses dan menjadi boss kamu, kamu bakalan malu dan merasa bersalah lalu meminta maaf sebesar-besarnya kepada mereka. Tapi bagi mereka yang kamu perlakukan dengan kasar, bakalan menolak kamu mentah-mentah dan bahkan yang sudah sakit hati, bakalan menjadikan dirimu bahan ejekan dan mempermalukan dirimu didepan orang banyak.
.
.
Punya uang banyak bukan berarti kamu bisa menindas orang lain. Juga bukan berarti kamu bisa memalak orang lain. Kamu kan anak orang kaya, jadi seberapa MISKIN sih, dirimu sampai mau memalak orang yang lebih rendah derajatnay ketimbang dirimu? Punya teman a.k.a GENG besar dan banyak bukan berarti kamu yang berkuasa. Ada langit di atas LANGIT, dan kamu masih berupa pasir kecil yang mempunyai banyak teman.
.
.
Sekaya-kayanya kamu, seberapa banyak teman yang sederajat dengan dirimu, seberapa keren dirimu disekolah, DIRIMU itu belum pantas menindas orang lain. Bila makanan yang kamu makan masih dari orangtua, mending ngaca dulu deh. Daripada bikin malu diri sendiri.
.
.
Untuk semua tukang bully, diatas langit masih ada langit ya. Jadi jangan jadi sok jagoan dalam berkelahi. Dirimu yang masih lembek itu belum pantas menindas orang lain yang mungkin lebih kuat ketimbang dirimu yang lembek itu.
.
.
Dan untuk yang menjadi korban, kalian mesti sabar dan tetap teguh pada pendirian bahwa kalian masih LAYAK untuk hidup seperti orang-orang pada umumnya. Hanya saja, diri kalian belum menemukan tempat yang pas untuk kalian bisa beradaptasi.
.
.

X>

No comments:

Post a Comment