Wednesday, February 8, 2017

Review Goblin - Indonesia

Hai guys. Lama gak nyala udah banyak ada yang datang XD. sekarang, gue mau bagikan pendapat gue mengenai Goblin, salah satu drama korea yang lagi nge-hits. 

Fyi, gue bukan penggemar K-pop ataupun K-drama, tapi karena ada Gong Yoo disitu, pemeran utama Train to Busan, gue jadi tertarik buat nonton Goblin. Selain nonton Goblin, gue juga nonton The Legend of The Blue Sea, but so far, menurut gue rada membosankan. Karena, ceritanya kurang menarik. Walaupun ada Lee Min Hoo yang kata temen gue cakep banget itu, gue kurang tertarik. 

Menurut gue, kenapa Goblin bisa seterkenal ini, salah satu penyebabnya adalah hubungan antara Goblin dan Grim Reaper. Saling membenci namun saling membantu dan terlihat seperti bromance yang kompak. Di lain sisi, mereka juga saling mendukung dalam hubungna percintaan. Baik Goblin ataupun Grim Reaper. Selainn itu, hubungan yang menyebalkan antara Goblin dan Goblin's Bride (GB)  bikin gue--penonton kecil ini--lebih tertarik untuk mengetahui kelanjutannya. Seperti cara GB manggil Goblin hanya dengan meniup api dari sumber manapun. Baik itu lilin, korek api, cumi yang gosong, semua bisa selama GB yang manggil. Kalo gue yang manggil...malah kebakaran rumah gue

Lalu mengenai masa lalu Goblin sendiri yang bikin kita merasa bahwa bisa saja memang ada kutukan yang membuat seseorang hidup selamanya dan menderita. Dalam artian bahwa hidup selamanya tidaklah menyenangkan. Bahkan Goblin sendiri berharap agar ia cepat hilang dari dunia karena ia tidak sanggup melihat orang yang sayangi harus hilang dari hadapannya, padahal ia masih harus bertahan sampai beratus-ratus tahun kedepan. Hal ini membuat kita sadar bahwa, keinginan kita untuk hidup selamanya tidaklah membuat kita bahagia. #Pesan.moral.kecepatan

Didalam rumah Goblin-pun terdapat Grim Reaper (GR) yang membuat suasana rumah itu menjadi hidup. Daripada Goblin hidup sendiri, sebaiknya diisi seseorang didalam rumah tersebut. #aseg. Kepribadian yang sangat jauh berbeda membuat mereka terlihat seperti dua bocah konyol yang berusaha menjadi yang terbaik. Bahkan mereka bisa bertengkar di meja makan karena masalah makanan. Seperti layaknya adek-kakak.

Hebatnya drama ini adalah, hubungan antar masa lalu yang bisa dikaitkan dengan erat dengan masa depan. Seperti.. SPOILER... Bahwa GR adalah raja yang memerintahkan bawahannya untuk membunuh Goblin, dan Sunny merupakan Adek Goblin dan juga merupakan istri GR dimasa lalu. 

Dari keseluruhan drama memang hanya sedikit adegan yang gitu-gitu..HAHAHAHA. Ambigu deh. Tapi, cara Goblin membuat GB nyaman itu membuat kita berfikir bahwa menjadi romantis tidak perlu membelikan barang semewah-mewahnya, tapi hanya mendatangi, mendengarkan dan memberi RESPON kepada pasangannya, membuat GB nyaman dan merasa aman. 

Salah satu adegan yang menurut gue BIKIN SANGAT AMAT ROMANTIS ITU, pas GB menyalakan api berulang kali... Eps.11

GB: Lampu jalannya mati-nyala, mati-nyala terus, bikin aku takut..
____Terus Goblinnya datang____

GB: Orang disana Ganteng banget. Cogan itu sangatlah berbahaya
____Terus Goblinnya datang sambil senyam-senyum____

GB: Bajunya cantik. Baju mahal itu nanti nyuri duit aku
____Terus Goblinnya datang sambil senyam-senyum____

GB: Aku hanya...Kangen...sampe aku gak bisa bernafas. Hidup aku dalam bahaya
Goblin: AKu juga...
____TERUS GOBLINNYA SENYAM-SENYUM GAK JELAS HABIS TU BUNGA BERMEKARAN DI MUSIM DINGIN. DAHEKK

IYA GUE JELES. JELES BANGET. IH KEZEL

Sekilas kalo dilihat tidak romantis, tapi menurut gue, defisi romantis gak harus sampe ciam-cium sampe air liur keluaran gitu. Romantis hanya perlu dengerin, datangin, peluk terus kasih kehangatan. Simple but Deep.

Sekian Review gak jelas dari gue. Gue harap, bisa menarik perhatian kalian semua. Bey.

No comments:

Post a Comment